Bisa diorder melalui tokopedia https://www.tokopedia.com/handwoodcustom

Summary Kunjungan Ilmiah ke PT Cipta Krida Bahari (CKB)


Summary
Kunjungan Ilmiah ke PT Cipta Krida Bahari
pada tanggal 18 November 2019




Perkenalkan nama saya Farhan Fauzi mahasiswa dari ITL Trisakti Angkatan 2018 sedang mendapat mata kuliah manajemen pergudangan yang diajar oleh Bapak R. Didiet Rachmat Hidayat,A.Md, SE, M.Si, CSLP. Tentu dengan mata kuliah tersebut membahas tentang pergudangan mulai dari inbound sampai outbound, pada kali ini kelas saya yaitu MLM C berkesempatan berkunjung ke satu perusahaan ternama yaitu PT. Cipta Krida Bahari atau biasa orang mengenalnya adalah CKB dengan slogan nya yaitu Integrated Logistic Service. Disana kami dikumpulkan dalam satu ruang seperti ruang untuk meeting dan diberi pengetahuan seputar sejarah PT. Cipta Krida Bahari, yang awalnya adalah Trakindo kemudian baru terbentuk PT. CKB itu sendiri pada tanggal 9 may 1997 dan terus berkembang sampai saat ini. Selain sejarah dijelaskan juga tentang apa saja sih jasa yang sediakan oleh perusahan CKB sendiri, mulai dari Freight Management, Project Logistics, Warehouse Management Bonded, Logistics Center Remote Site / Supply Base Services, Port Management, Industrial Shipping, Dry Bulk Logistics. Yang sangat ditekankan dalam kunjungan ini adalah jasa PT CKB sebagai pusat logistic berikat atau Warehouse Management Bonded.

PLB sendiri memiliki pengertian yaitu,  bangunan tempat atau kawasan yang memenuhi persyaratan tertentu yang digunakan untuk menimbun barang asal luar daerah Pabean dan/atau barang yang berasal dari tempat lain dalam daerah Pabean, dapat disertai 1 (satu) atau lebih kegiatan sederhana dalam jangka waktu tertentu untuk dikeluarkan kembali. (Hidayat, Firdaus, Lesmini, Sugiharti, & Handayani, 2018)

Definisi PLB adalah bangunan, tempat, atau kawasan yang digunakan untuk menimbun barang asal luar daerah pabean dan/atau barang yang berasal dari tempat lain dalam daerah pabean dengan fasilitas penangguhan bea masuk, dapat disertai 1 (satu) atau lebih kegiatan sederhana dalam jangka waktu tertentu untuk dikeluarkan kembali. (Haryana, 2017)

Setelah diberi pemaparan materi sekitar 1 jam, kemudian kami diperbolehkan untuk melihat kondisi langsung dari warehouse PT.CKB sekaligus Pusat Logistik Berikat, sebelum masuk kesana kami diwajibkan memakai sepatu, helm dan rompi sebagai prosedur standar dalam perusahaan tersebut. Tepat depan pintu sebelum masuk Gudang, dilakukan body cheking, setelah masuk Gudang dan ternyata sangat luas, setelah dijelaskan Gudang yang sedang kita kunjungi ini memiliki ukuran sekitar 1,3 hektare. Didalamnya terdapat barang – barang yang disimpan oleh perusahaan atau manufaktur untuk menyimpan barangnya sampai ada permintaan dari pelanggan baru dikeluarkan kembali. Di setiap barang seperti generator, tractor, oli mesin sudah memiliki system barcode bila discan bisa langsung muncul semua data dan keterangannya, bila mau dikeluarkan bisa langsung terhubung kepusat computer sehinggan dengan adanya system barcode sangat mempermudah dan membuat lebih efektif dan efisien dalam pekerjaan. Pusat logistic berikat dan Gudang dipisah dengan pagar yang membentang sepanjang Gudang hal ini bertujuan untuk mencegah barang tersebut bercampu. Disana juga terdapat storage untuk penyimpanan barang – barang kecil seperti baut, lager dll dimasukan kedalam rak rak hal ini bertujuan untuk menjaga barang tersebut agar tetap kering dan tidak berdebu. Setelah berkeliling dalam Gudang kami pun keluar dan dilakukan kembali body cheking sebagar standar prosedur. Diluar juga terdapat Gudang untuk barang-barang besar seperti truk tambang yang besar, Gudang ini biasa disebut open yard karena posisi Gudang yang terbuka.
mungkin sampai disitu yang dapat saya ceritakan tentang kunjungan ilmiah kali ini ke PT. CKB dan merupakan pengalaman yang sangat berharga, terimakasih sudah membaca artikel ini 😊

DAFTAR PUSATAKA
Haryana, A. (2017). Peran Pusat Logistik Berikat ( PLB ) Dalam Menurunkan Dwelling Time di Pelabuhan Indonesia The Role of Bonded Logistic Center ( BLC ) in Reducing Dwelling Time on Turunnya peringkat Indonesia dalam pengembangan Indonesia Nasional Single Window ( INSW ) Ge. (January).
Hidayat, R. D. R., Firdaus, M. I., Lesmini, L., Sugiharti, E., & Handayani, L. D. (2018). Perbedaan Waktu Clearance Impor Sebelum Dan Sesudah Implementasi Pusat Logistik Berikat (Plb). Jurnal Logistik Indonesia, 2(1), 1–8. https://doi.org/10.31334/jli.v2i1.213




No comments:

Post a Comment

KUISIONER